Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan
Jual Beli Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan
Jual Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan
Beli Hewan

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet
Jual Beli Pet

Jual Anjing

Jual Anjing

Jual Anjing

Jual Anjing

Jual Anjing
Jual Anjing

Jual Kucing

Jual Kucing

Jual Kucing

Jual Kucing

Jual Kucing
Jual Kucing

Jual Burung

Jual Ayam

Jual Kelinci

Jual Kura-kura

Jual Ikan
Jual marmut

Pet Shop

Pet Shop

Pet Shop

Pet Shop

Pet Shop
Pet Shop

Pet Care

Pet Care

Pet Care

Pet Care

Pet Care
Pet Care

Dokter Hewan

Dokter Hewan

Dokter Hewan

Dokter Hewan

Dokter Hewan
Dokter Hewan
search

Depok Reptil Amphibi Communit

Depok mempunyai komunitas pecinta reptil, sejak 2012. Tidak kurang dari 30 hingga 40 orang Depok Reptil Amphibi Community (DeRIC) mempunyai tujuan mengedukasi masyarakat tentang reptil dan pelestarian lingkungan. Bersentuhan dan berinteraksi dengan ular dan Iguana sepertinya sudah menjadi hal biasa bagi mereka.

Menurut Sansan Tsania, humas komunitas DeRIC awalnya mereka hanya kumpul-kumpul biasa sesama pecinta reptil, berlatar belakang mencintai hewan tersebut akhirnya mereka mereka membentuk komunitas tersebut.

 “Awalnya saya bertemu dengan teman-teman yang memiliki hobi seputar reptil. Kemudian, kami pun sepakat untuk mendirikan komunitas pecinta hewan tersebut,” kata Humas Komunitas DeRIC, Sansan Tsania, Kamis (06/04/2016) seperti yang disunting dari depok.go.id.

Mereka ingin menghilangkan anggapan hewan reptil menakutkan bagi masyarakat. Apalagi untuk dijadikan hewan peliharaan. Akhirnya, DeRIC pun menghilangkan anggapan tersebut. Hewan seperti ular, biawak, iguana, kadal pun dapat juga dipelihara.

 

“Karena itu dalam komunitas ini, kami pun memelihara hewan-hewan tersebut. Jadi kami adalah kumpulan para pecinta reptil dan amphibi di Kota Depok,” katanya.

DeRIC rutin melakukan gathering internal dengan para anggota komunitas setiap Jumat pukul 19.00 wib. Biasanya, DeRIC pun berkumpul di sekretariat di Gang H. Joko VI, Lenteng Agung, tetapi bisa juga di tempat umum,” terangnya.

“Kami ingin  memberikan edukasi mengenai hewan reptil dan habitatnya. Kemudian, mengedukasi warga bila bertemu ular liar masuk pemukiman. Kami pun menyosialisasika hewan reptil apa saja yang tidak boleh dipelihara dan reptil yang tidak dilindungi alias dapat dipelihara,” jelasnya.

Sansan pum berharap, pihaknya dapat merangkul warga Depok untuk terus menjaga dan melestarikan hewan reptil. Agar tidak punah dan warga Depok tahu pentingnya hewan reptil dalam kehidupan.

Comments