Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan

Jual Beli Hewan
Jual Beli Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan

Jual Hewan
Jual Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan

Beli Hewan
Beli Hewan

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet

Jual Beli Pet
Jual Beli Pet

Jual Anjing

Jual Anjing

Jual Anjing

Jual Anjing

Jual Anjing
Jual Anjing

Jual Kucing

Jual Kucing

Jual Kucing

Jual Kucing

Jual Kucing
Jual Kucing

Jual Burung

Jual Ayam

Jual Kelinci

Jual Kura-kura

Jual Ikan
Jual marmut

Pet Shop

Pet Shop

Pet Shop

Pet Shop

Pet Shop
Pet Shop

Pet Care

Pet Care

Pet Care

Pet Care

Pet Care
Pet Care

Dokter Hewan

Dokter Hewan

Dokter Hewan

Dokter Hewan

Dokter Hewan
Dokter Hewan
search

Pendiri Animal defender

Bermodal kenekatan, lahan seluas 2.600 meter disewanya selama tiga tahun. Soal biaya urusan nanti. Yang terpenting ia ingin memberi kehidupan bagi puluhan anjing.

Saat ini, lahan tersebut adalah markas Animal Defender sekaligus rumah yang layak bagi puluhan anjing dari berbagai ras. Namun sebagian besarnya adalah anjing kampung.

"Ini adalah impian gue yang gue percepat," kata Ketua Animal Defender, Doni Herdaru Tona kepada detikcom, Sabtu (10/8/2013).

Secara karakteristik, lokasi rumah itu memang sangat nyaman. Memiliki rumah untuk tempat beristirahat dan tanah luas untuk tempat bermain anjing. Lahannya pun dipenuhi oleh pepohonan yang rimbun.

"Dulunya ini vila yang nggak keurus, tinggi ilalangnya saja bisa setinggi manusia, masih banyak ular dulu," kisah pria yang kiri kanan tanganya dipenuhi tato ini.

Lahan itu disewa Doni seharga Rp 16 juta pertahun. Untuk renovasi vila dan pembuatan shelter khusus karantina saja saja sudah habis dana Rp 15 juta.

"Sebulan untuk biaya operasional butuh Rp 15 juta, termasuk buat gaji karyawan tiga orang sama beli makanan anjing," jelasnya.

Tentu bukan angka yang sedikit. Belum lagi jika ada anjing yang sakit. Ia saja mengaku masih bingung bagaimana bisa membayar biaya sewa untuk dua tahun ke depan.

"Tapi gue cuek aja, nanti aja dipikirin, yang penting mereka (anjing) bisa dapat tempat," sambung Doni.

 

foto


Animal Defender beruntung karena ada donatur yang memberikan dana. Juga sukarelawan yang suka membantu aktivitas mereka.

Puluhan anjing ini didapatkan Doni dari berbagai lokasi. Ada yang dievakuasi akibat banjir hebat di Pluit beberapa waktu lalu. Ada juga karena terus mendapatkan penganiayaan dari pemiliknya.

Kondisinya pun beragam. Sebagai contoh ada anjing ras Golden Retriever yang dibuang pemiliknya karena kakinya terpaksa dipotong akibat tertabrak mobil. Atau ada juga anjing kampung yang diselamatkan karena disiksa warga.

Atau tengoklah kisah tiga anjing bernama Nando, Milo serta Inneke yang diselamatkan dari tiga rumah berbeda. Setelah lobi sana sini, Animal Defender berhasil mengevakuasi ketiganya akibat diterlantarkan cukup lama oleh pemilik rumah.

 

foto

Kini kondisi anjing-anjing itu mulai normal. Di antara mereka malah asyik bermain. "Yang diselamatin karena siksaan biasanya manja banget jadinya," jelas Doni yang mengaku hapal nama puluhan anjing miliknya.

Laporan mengenai anjing yang terlantar memang terus masuk ke Animal Defender. Malah menjelang masa mudik ini, jumlahnya meningkat drastis. Namun tidak semua ditanggapi Doni.

"Gue mending dibilang sombong daripada gue tampung semua malah akhirnya semua nggak keurus," jelas pemilik akun twitter @doniiblis ini.

Ada ide gila yang coba dibangun oleh Doni. Sebuah kolam renang tak terawat coba direnovasi kembali olehnya.

"Nanti namanya kolam renang manusia dan anjing. Karena anjing dan manusia bisa berenang bareng-bareng di situ," tutupnya.

Komentar


\